Warna

Warna adalah sensasi yang diciptakan system visual kita karena adanya eksitasi radiasi elektromagnetik yang dikenal sebagai cahaya. Atau untuk lebih detailnya, warna adalah hasil persepsi dari cahaya di daerah spectrum electromagnetic yang dapat dilihat, yang mempunyai panjang gelombang dari 400nm sampai 700nm, yang datang ke retina manusia. Retina mempunyai 3 sel reseptor warna Retina mempunyai 3 sel reseptor warna yang disebut dengan cone atau kerucut karena bentuknya yang menyerupai kerucut, yang masing-masing mempunyai respon terhadap spektrum yang berbeda.

Intensity (I) adalah sebuah pengukuran beberapa interval spektrum elektromagnetik, dimana aliran tenaga dari
radiasi muncul, atau datang ke suatu permukaan. Satuan dari intensitas adalah watt/m2. Brightness (Br) adalah bagian dari sensasi visual, yang menggambarkan suatu area mengeluarkan lebih banyak atau sedikit cahaya. Karena persepsi dari brightness sangat komplek, maka Commission Internationale de L’Eclairage(CIE) mendefinisikan jumlah yang lain sebagai luminance (Y) dimana tenaga radiasi dititik beratkan pada fungsi sensitivitas spektral yang merupakan karakteristik dari penglihatan mata manusia.

Mata manusia mempunyai respon persepsi yang tidak linear ke luminance yang sering disebut dengan lightness (L).
Pendekatan ketidaklinearan ini secara kasar adalah dengan logaritmik. Manusia menterjemahkan sebuah warna berdasarkan lightness (L)/kecerahan, hue (H)/warna-warni, dan saturasi(S)/kejenuhan dari warna tersebut. Hue adalah atribut dari warna yang diasosiasikan dengan panjang gelombang yang dominan didalam campuran gelombang cahaya. Jika suatu obyek dikatakan biru, kuning, atau hijau, maka hue sudah dispesifikasikan. Dengan kata lain ini adalah atribut dari sensasi visual dimana sebuah area nampak mirip dengan warna merah, kuning, hijau, dan biru, atau kombinasi dari keduanya.

Saturasi(S)/kejenuhan warna mengacu pada kemurnian yang relative atau pencampuran sinar putih dengan sebuah hue.
Spektrum dari sebuah warna tersaturasi secara penuh, atau tidak tercampur dengan sinar putih. Warna pink(merah campur putih) dan lavender(ungu campur putih) adalah contoh yang sedikit tersaturasi, yang tingkat saturasinya berbanding terbalik dengan jumlah warna putih yang ditambahkan. Sebuah warna dapat di desaturasikan dengan menambah warna putih yang mempunyai semua energi pada semua panjang gelombang.

Hue dan Saturasi bersama-sama mendeskripsikan chrominance. Persepsi dari warna pada dasarnya dinyatakan oleh luminance dan chrominance. Untuk mengolah suatu citra digital diperlukan pendefinisian suatu warna ke dalam suatu model. Suatu model warna akan memudahkan untuk memanipulasi suatu citra digital, contohnya seperti pengurangan saturasi warna.

Trackback URL for this post:

http://cekli.com/id/trackback/32

Komentar

bagus bagus deskripsinya

bagus bagus deskripsinya
kalo bisa dijabarkan lebih jelas lagi
buat yang mau belajar programming buat image prosessing diajurkan ke meja tulis dulu jangan langsung bukan aplikasi pemrograman ntar malah bingung lagi, lah wong pemrograman graphic di komputer cuma matematika aja

Benar komentarnya

Terimakasih atas komentarnya. Memang benar kalau pemrograman image processing itu kebanyakan matematika. Jadi kaya penambahan kecerahan, itu tinggal menjumlahkan tiap pixel dengan angka tertentu, kalau menggelapkan, juga tinggal mengurangi dengan angka tertentu. Kalau mau belajar pemrograman, bisa lihat ke bagian kode, langsung lihat ke code efeknya langsung atau baca code dari kelas wxImage yang berisi kode2 pemrograman. Akan tetapi wxImage agak susah dipahami buat pemula karena sudah dioptimasi, seperti mengakses ke memory secara langsung.